0

cerpenkuuu~

Mimpi Ririn

Panas yang menyengat kulit tak membuat Ririn beranjak dari tempat duduknya .Pandangannya terus tertuju ke tengah lapangan memperhatikan seorang cowok yang semangat menendang bola dengan keringat bercucuran di dahinya .

“Heii ! Serius amat merhatiin Ricky nya neng .” ledek Siska pada Ririn .

“Apaan sich ? Aku tuh lagi doa supaya kita menang .“ sahut Ririn setengah gelagapan .

“Halah ! Aku mau kamu bohongin .Udah berapa tahun kita temenan sampe aku gak tau sama sifat kamu Rin ?”

“Hehehe … Ya udah pulang yuk bentar lagi juga selesai .”

“Gak mau di tungguin sampe abis Rin ?”

“Nggak .Aku ada janji juga sama kakakku Sis.”

Sewaktu turun dari stadion Ririn tidak sengaja melihat Sunny .Ngapain Sunny di sini ? Tumben banget dy nonton bola panas-panas gini .Batin Ririn dalam hatinya .Tapi dia terus melanjutkan langkah kakinya menuju parkiran .

***

Ku suka dirinya mungkin aku sayang

Namun apakah mungkin kau menjadi milikku ?

Kau pernah menjadi, menjadi miliknya

Namun salahkah aku bila ku pernah merasa ini ?

Ririn duduk termenung di balkon kamarnya ditemani alunan lagu rasa ini .Memandang handphonenya berharap Ricky menghubunginya .Tapi sampai larut malam pun Ricky belum menghubungi .Ririn jadi bingung sendiri ?Apakah Ricky suka sama Ririn ?Tapi kenapa dia nggak berusaha menarik hati Ririn .Mungkinkah Ricky cowok yang hadir dalam beberapa mimpinya ?Cowok yang selalu menolongnya saat dia terluka .

***

Hari ini MID semester dimulai .Ririn bertekad hasil MIDnya harus naik dari nilai semester sebelumnya .Handphone pun dimatikan selama seminggu karena Ririn tidak ingin nilai-nilainya hancur .Perasaan sukanya pada Ricky pun diabaikan .Ririn emang menyukai Ricky ,tapi banyak hal yang membuatnya tidak terlalu menginginkan Ricky menjadi miliknya .Ricky memang termasuk golongan murid-murid pintar disekolah tapi nilai Ririn selalu di atas Ricky .Ririn tidak ingin hubungannya dengan Ricky tidak menjadi motivasi Ririn karna Ririn tidak akan malu pada Ricky jika nilainya jelek . Ricky aja gak malu sama Ririn kalau nilainya jelek.

“Ririn ,aku mau cerita sama kamu .Tapi jangan disini ,kita kekantin aja yukk .” ajak Siska langsung menarik tangan Ririn .

Terjawab sudah pertanyaan Ririn mengapa Sunny rela nonton sepak bola kemarin .Sedikit kecewa pada Ricky .Ternyata Sunny dan Ricky lagi pdkt .Sadar kalau dirinya ada posisinya yang salah Ririn pun lebih memilih fokus pada pelajarannya .Sunny memang pernah cerita siapa cowok yang dia suka .Tapi Ririn tidak sadar kalau dia menyebut Iky yang tidak lain panggilan dari Ricky .

“Gimana kamu sama Ricky Rin ?” tanya Siska membuyarkan lamunan Ririn .

“Yaa gak gimana-gimana .Aku relain dia untuk Sunny trus aku konsen sama nilai-nilai aku .”

“Sunny tau nggak kamu suka sama Ricky ?”

“Jangan sampe dia tau !”

“Iya deh aku nggak akan bilang sama dia . I swear !”

“Oke aku percaya sama kamu .”

“Tapi kalau bukan Ricky siapa donk pangeran dalam mimpi kamu itu Rin ?

“Masa bodo’ pusing aku Sis mikirin itun mimpi .”

“Dibawa santai ajalah Rin .”

***

Semakin lama Ricky dan Ririn semakin dekat karna saat Ricky dan Sunny berantem Ririn yang menjadi penasihat mereka .Terkadang ada rasa cemburu menghinggapi hati Ririn .Tapi Ririn sangat mendukung hubungan Ricky dan Sunny .Menurutnya ini bukan waktu yang diberikan Tuhan untuk Ririn bisa memiliki orang yang dia sayang .Mungkin ini kesempatan Ririn mencapai semua cita-citanya .Hasilnya nilai MIDnya sangat memuaskan dan dia juga diterima PMDK di Universitas ternama yang ada di Jogjakarta .

Mimpi Ririn bertemu dengan seorang cowok dalam mimpi di tidurnya pun menjadi nyata .Dulu Ririn berfikir cowok itu adalah Ricky .Ternyata cowok itu bukan Ricky melainkan teman Ricky yang membuat hati Ririn tertarik karena kecerdasan dan kesederhanannya .

***

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top